Menarik setiap perjalanan udara dengan menggunakan maskapai Lion Air.
Bagaimana tidak, walau berbiaya “Mahal” tapi tetap menjadi salah satu maskapai yang digandrungi masyarakat.
Selain “mahal” penumpang tidak mendapat snack dan minuman dalam setiap penerbangan padahal berbiaya mahal jika dibandingkan maskapai yang dikelo BUMN seperti Garuda Indonesi dan Citilink.
Maskapai Garuda memang agak mahal tapi mendapatkan makan minum dan snack sehingga sebanding. Tapi Lion Air tak ada makan minum yang diberikan ke penumpang.
Yang ada awak kabin “menjadi pedagang Asongan” dalam peswat, menawarkan snack dan minuman dengan harga lebih mahal dari harga sebenarnya.
Kata temanku punya kawan aneka minuman dan makanan ringan ditawarkan oleh awak kabin ke penumpang, termasuk menawarkan farfum.
Padahal awal-awal penerbangan Lion Air para penumpang disuguhi roti, air minum bahkan nasi. Tapi beberapa tahun terakhir ini penumpang tidak lagi mendapatkan makan minum (snack).
Sehingga kawan punya kawan menjulukinya “pete-pete udara” berbiaya mahal. Namun apa lacur karena kebutuhan tidak ada pilihan lain, dengan terpaksa harus menggunakan penerbangan lion air, saat tidak mendapatkan tiket di paskapai milik Negara.
Semoga banyak lahir pengusaha mau berinvestasi dalam dunia penerbangan di Negeri ini, sehingga masyarakat banyak pilihan dengan biaya murah. ***