Foto layar videotron di baruga lapangan Vatulemo. Foto Omdoel/ikrapost.com
Om Doel (deadline-news.com)-Palu-Ternyata selain dugaan mark up proyek pengadaan dan pemasangan layar videotron di dalam kota Palu, juga “dimonopoli” salah satu pihak ketiga.
“Proyek pengadaan dan pemasangan videotron dalam kota Palu ini, tepatnya sepanjang ruas jalan M.Yamin, Yos Sudarso dan Baruga Vatulemo itu diduga dimonopoli hanya salah satu penyedia jasa atau pihak ketiga tertentu,”kata sumber media ini Minggu (25/10-2026) di salah satu warkop di Palu.
Sebelumnya telah diberitakan proyek pengadaan dan pemasanganĀ layar videotron di kawasan Lapangan Vatulemo tepatnyandi gedung Baruga
tahun anggaran 2026 senilai kurang lebih Rp, 11 miliyar dari anggaran
Corporate Social Responsibility (CSR) bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Palu mulai disoal.
Proyek pengadaan dan pemasangan layar videotron di geduang Baruga lapangan Vatulemo dari anggaran
Corporate Social Responsibility (CSR) bank tabungan negara (BTN) cabang Palu
senilai kurang lebih Rp, 11 miliyar itu ternyata belum juga dihibahkan oleh manajemen Bank BTN ke Pemerintah kota Palu.
“Bank btn belum hibahkan proyek pengadaan dan pemasangan layar videotron ke pemkot itu š¤£š,”tulis sumber media ini sambil tertawa dengan emonjo Jum’at malam (23/10-2026) via chat di aplikasi whatsAppnya.
Menurutnya selain belum dihibahkan ke pemkot Palu, proyek pengadaan dan pemasangan layar videotron itu diduga berbau mark-up.
“Mungkin karena ada masalah sehingga belum dihibahkan ke pemkot Palu,”ujar sumber itu dengan nada menduga.
Sumber itu menjelaskan videotron jalan Yossudarso bukan CSR tapi dari Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kurang lebih Rp,Ā 6,9 miliyar. Sedangkan yang jalur dua jalan Prof.Mohammad Yamin anggarannya mencapai Rp, 2,5 miliyar. Kalau ditotal kurang lebih Rp, 9,4 miliyar (APBD).
“Jadi total anggaran proyek pemasangan layar dan seluruh elemennya untuk videotron dalam rangka mempercantik kota Palu kurang lebih Rp, 20,4 Miliyar,”ujar sumber media ini.
Kepala Badan pendapatan daerah (Bapenda) kota Palu Imran, SE, M.Si yang dikonfirmasi via telepone di aplikasi whatsAppnya jum’at malam (23/10-2026) membenarkan jika layar videotron yang dibiayai dari CSR bank BTN belum dihibahkan ke Pemkot Palu.
“Belum dihibahkan pak, masih menunggu proses uji coba. Makanya iklan-iklan yang tayang di videotron itu masih produk bank BTN semua,”ujar mantan asisten 3 Pemkot Palu itu.
Hal senada juga ditegaskanĀ Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota PaluĀ ROMY SANDI AGUNG, S.H., M.Adm.KP.
Adalah Sigit Sulistiyo menjabat kepala cabang bank BTN Palu saat proyek pengadaan dan pemasangan video tron di Vatulemo itu. Namun saat ini Sigit sudah dipindah tugaskan ke bank BTN lain.
Sigi yang dikonfirmasi via chat di aplikasi whatsAppnya Jum’at (23/10-2026), mengatakan dirinya sudah tidak aktif di bank BTN Palu sejak 1 Juli 2026.
“Mohon maaf Bpk/Ibu,Ā sy sdh tdk aktiv lagi di btn palu per 1 juli š. Sebaiknya Bp/Ibu hub langsung btn cab palu,Ā tks,” tulisnya. ***