Foto tugu patung garuda yang patah sayap kiri berkali kali dan sayap kanannya patah. Foto tangkapan layar di group whatsApp dan foto om doel/ikrapost.com
Om Doel (ikrapost.com)-Palu-Beberapa netizen media sosial di platform Face book dan whatsApp mengomentari sayap tugu patung garuda di taman nasional Palu jalan Hasanuddin.
“Koncang angin ko’a mobilang apa lg standar kwalitasx tdk siap diterpa angin😀😀🙏,”tulis salah seorang netizen di group whatsApp.
Kemudian anggota whatsApp lainnya menuliskan “Pertanda kurang baik dan smg tdk terjadi apa2”.
Netizen lain juga memberi komentar sambil memberi emonji, “ini judulnya sayap sayap patah, Isyarat 🤕🤕🤕🤭🤭🤭, Ini burungnya mau terbang tapi blm cukup bulunya makanya patah sayap 😂”
Proyek tugu patung Garuda di taman nasional jalan Hasanuddin Palu Sulteng diduga gagal konstruksi.
Pasalnya proyek Tugu Garuda senilai kurang lebih Rp, 2 miliyar itu sudah ketiga kalinya mengalami kerusakan patah sayap kiri dan kanannya.
Proyek patung tugu garuda itu dibiayai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Palu tahun 2024 yang melekat di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Palu.
Diduga terjadi masalah teknis pada Tugu Garuda di taman nasional Palu itu. Bayangkan sayapnya sudah ketiga kalinya patah.
Tahun lalu sayap sebelah kanan patah dua kali. Sekarang sayap sebelah kirinya lagi patah, sampai-sampai ada warga kota Palu berkelakar via chat di aplikasi whatsAppnya “idul adha nanti bisa-bisa kepala patung tugu garuda itu patah”.
“Itu Gagal kontruksi, mestinya tipikor total los. Tahun lalu sebelahnya (kanan) patah, sekarang ini sebelahnya (kiri) lagi, bisa-bisa Idul adha nanti kepalanya yang hilang,”kelakar salah seorang warga kota Palu itu.
Kepala Dinas DLH kota Palu Mohamad Arif, S.STP, M.Si yang dikonfirmasi Sabtu malam (14/3-2026) via chat di aplikasi whatsAppnya mengatakan, pihaknya sedang melakukan konfirmasi dan komplain ke penyedia.
“Iya kita masih konfirmasi dengan penyedianya kenapa kondisinya seperti ini lagi. Kami masih komplen ke penyedianya,”tulisnya menjawab konfirmasi media ini.
Sementara Sekretaris DLH kota Palu Ibnumunzir menjawab konfirmasi media ini via chat di aplikasi whatsAppnya Sabtu malam (14/3-2026), mengaku bukan karena gagal konstruksi sehingga patah sayap patung tugu garuda itu.
“Ngaklah, angin kencang, tadi siang, sehingga patah, akan segera diperbaiki kembali, sebab…masih dalam tahap pemeliharaan, masih tangung jawab pihak ketiga,”jelasnya.
Kemudian Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Palu Ismayadi menjawab konfirmasi media ini Sabtu malam (14/3-2026, menyebutkan kalau pihanya sudah ditelepon pihak DLH kota Palu terkait kerusakan patung tugu garuda itu.
“Iye, barusan saya di telpon dari DLH, infonya mereka tangani besok sudah🙏,”tulisnya. ***