“Wujudkan Bedah Jantung Terbuka”
Tulisan ini berangkat dari cerita-cerita fasilitas kesehatan yang dulu..di daerah ini.
Berangkat dari observasi lapangan dimana pernah menemui beberapa warga kota palu yang diri dan keluarganya di diagnosa penyakit jantung dan harus operasi.
Dulu sebelun era anwar reny, apabila ada pasien penderita jantung di Kota Palu, harus operasi jantung keluar kota palu, karena fasilitas bedah jantung yang tidak tersedia.
Sehingga harus ke RS Harapan Kita di Jakarta atau di RS Wahidin Sudirohusodo di Makassar Sulsel karena di dua RS itu fasilitas cukup tersedia termasuk dokter ahli jantung.
Memunculkan pertanyaan apakah selama ini provinsi Sulawesi Tengah di Umurnya 61 Tahun, sebelum era pak Anwar dan ibu Reny tidak memiliki “Anggaran” ? Atau pemerintah sebelumnya tidak memiliki “komitmen” kuat untuk merasakan dan menyelesaikan kegelisahan rakyat sulawesi tengah itu ??
Jawabannya, uang kita ada, Komitmen kuat yang “tidak mau” di wujudkan.
Tapi sekarang ini, kita harus jujur dengan melihat hasil kerja pemerintah Anwar dan Reny dalam waktu kerja kurang lebih 6 bulan efektif kerja setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto 20 Februari 2025, disektor kesehatan dan sektor lainnya, terlihat praktek komitmen kuat kepada program Berani Sehat dan Cerdas telah diwujudkan janjinya itu dalam bentuk nyata.
Kegelisahan rakyat terjawab sudah
Tak bisa dipungkiri gelisahan atas penyakit jantung begitu menakutkan, karena disebut sebagai penyakit pembunuh tercepat di dunia.
Sehingga jika ada diagnosa yang diberikan tim Medis kepada pasien, maka kecenderungan semua orang akan melakukan langkah cepat penanganannya, termasuk mengeluarkan biaya besar karena harus keluar kota Palu.
Sekalipun sudah ada poli jantung di RSUD undata sebelumnya, namun belum dapat melakukan bedah terbuka seperti sekarang ini, tapi hanya untuk pasang cincin.
“Poli sudah lama sekali. Operasi yg baru, Itu pasien tiap hari di poli jantung rata150, orang. Operasi jantung terbuka ini yg sejarah baru sulteng,”tulis Direktur RSUD Undata Herry Muliyadi, M.Kes.
Sekarang di kota palu di RSUD Undata yang di kelolah pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Fasilitas bedah jantung terbuka itu telah ada yang dimulai sejak Kamis (31/7-2025) dan keberhasilannya hari ini Jum’at (1/8-2025) diresmikan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin.
Fasikitas bedah jantung terbuka telah tersedia di RSUD Palu, baik sumber daya manusianya (dokter ahli) dengan bekerjasama RS Harapan Kita Jakarta dan RS Wahidin Sudirohusodo Makassar, maupun fasilitas teknis dan fisik sudah tersedia dengan baik untuk menjawab kegelihan warga Sulawesi Tengah atas penyakit mematikan itu.
Ayo dukung terus wujudkan komitmen program BERANI SEHAT yang digagas pak Anwar dan bu Reny, kami doakan komiu berdua sehat selalu bersama rakyat mewujudak Sulteng Nambaso, Berani Sehat dan Cerdas. ***