Tak terasa waktu kepemimpinan bersama Dr.Anwar Hafid, M.Si – dr.Reny A Lamadjido, Sp.Pk, M.Kes (BERANI/Y) Sulteng Nambaso sudah memasuki bulan ke 6.
Gebrakan 9 BERANI belum maksimal. Berani sehat dan cerdas adalah program paling andalan.
Sebab dapat mengurangi beban masyarakat dari sisi pembiayaan, khususnya masyarakat kurang mampu.
Dua Sektor berani yakni kesehatan gratis dengan pelayanan maksimal dan pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu ini memang sudah menjadi keharusan untuk sesegera mungkin dilaksanakan.
Selain itu program Berani Lancar. Karena program ini akan membantu masyarakat mengurai hubungan transportasi darat dari desa ke kota.
Berani lancar ini merupakan harapan masyarakat mengangkut dan menjual hasil produksi pertanian dan perkebunannya ke pasar.
Hanya saja perbaikan dan perubahan internal pemerintah provinsi juga perlu segera dilaksanakan agar pelayanan publik makin lancar dan mantap.
Salah satunya adalah penempatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya yang belum definitif masih dijabat pelaksana tugas, seperti Dinas Perkebunan Peternakan, Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKA) dan kepala OPD yang akan memasuki masa purna bakti, diantaranya Dinas Kelautan dan Perikanan (KP) Sulteng.
Kadis KP ini selain keilmuannya secara teknis minim juga lobi-lobinya ke pusat tidak mumpuni karena hanya “menunggu” bola.
Oleh sebab itu Gubernur Sulteng Berani (Anwar – Reni/y) perlu menempatkan figur yang tepat di OPD teknis, seperti Kelautan Perikanan, Binamarga dan Penataan ruang, Dinas ESDM, Cipta Karya, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Asesmen para calon Kepala OPD Sulteng sudah dua bulan berlalu namun belum ada pelantikan.
Sehingga secara teknis dapat mempengaruhi kinerja pemerintahan provinsi Sulteng khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan anggaran pembangunan infrastruktur.
Semoga Gubernur dan Wagub Anwar – Reny segera menempatkan kepala OPD yang kosong dan atau yang akan memasuki usia pensiuna sesuai bidang keilmuannya.
Agar dapat benar-benar memberikan pelayanan maksimal sesui dengan harapan masyarakat. ***